Aug 15, 2014

Suatu Masa

Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan.

Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam perbuatan.

Banyak orang baik tapi tak berakal, ada orang berakal tapi tak beriman.

Ada lidah fasih tapi berhati lalai, ada yang khusyuk namun sibuk dalam kesendirian.

Ada ahli ibadah tapi tapi mewarisi kesombongan iblis.

Ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi.

Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat & ada yang menangis karena kufur nikmat.

Ada yang murah tersenyum tapi hatinya mengumpat & ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.

Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan & ada pelacur yang tampil jadi figur.

Ada orang punya ilmu tapi tak paham, ada yang paham tapi tak menjalankan.

Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tak tau diri.

Ada yang beragama tapi tak berakhlak & ada yang berakhlak tapi tak bertuhan.

Lalu diantara semua itu dimanakah aku berada?

-ali bin abi thalib-

Jun 24, 2014

Juz 28

��Rangkuman Juz 28
Diawali surah AL MUJADILAH yg setiap ayatnya terkandung lafaz Allah
lalu AL HASYR ada 15 asma Allah
di surah AL MUMTAHANAH ayat 4 & 5 ada doa nabi Ibrahim
dalam surah As Saff ayat 2 & 3 Allah sangat benci kepada org yg bohong
surah Al Munafiqun ayat 9 ini yg sering sekali melalaikan kita

♻maka Allah berfirman "WAHAI ORANG2 YG BERIMAN, JANGANLAH HARTA BENDAMU DAN ANAK2MU MELALAIKAN KAMU DARI MENGINGAT ALLAH"
di surah AT TALAQ, 3x kali Allah sebut "wamayyattaqillaha...."
↪Dan barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membuka jalan keluar baginya.... niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya... niscaya Allah akan menghapus kesalahan2nya dan akan melipatgandakan pahala baginya...

May 28, 2014

Jangan cari sempurna

Suatu hari Kahlil Gibran berdialog dengan Gurunya.
Gibran : "Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup?"
Sang Guru merenung sejenak lalu menjawab, : "Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali kebelakang!!"
Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Gibran kembali dengan tangan hampa. Lalu sang Guru bertanya : "Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun?"
Gibran : "Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi tidak ku petik karena aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah, namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang terindah, dan aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi!"
Sambil tersenyum sang Guru berkata : "Yaa... itulah hidup, semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya, karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak akan pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk menerima kekurangan yang ada!!"
Lakukanlah hal-hal spt ini :
Bila tidak mungkin memberi, Jangan mengambil!
Bila mengasihi terlalu sulit, Jangan membenci!
Bila tidak bisa menghibur orang, Jangan membuatnya sedih!
Bila tidak mungkin meringankan beban orang, Jangan memberatkannya!
Bila tidak bisa memuji, Jangan menghujat!
Bila tidak bisa menghargai, Jangan menghina!
Jangan mencari kesempurnaan, tapi sempurnakanlah apa yang telah ada pada kita...semangat!!!

Sumber:WA grup EDWA

May 24, 2014

Hanya pada Allah kuadukan susah dan sedihku

Berkata Ya'qub, "Sesungguhnya hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku, aku tahu dari Allah apa yang kalian tiada mengetahuinya." {QS12:86}

"Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku";
hanya Dia tujuan hidupku & ridhaNya ujung pencarianku; bagiNya takut, harap, cinta, & yakinku
"Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku";
hingga kuibadahi Dia seakan-akan aku melihatNya; terlebih yakin diri bahwa Dia pasti melihatku.
"Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku";
Dia memiliki ganti yang lebih baik dari kehilanganku & nikmat yang lebih kekal atas nestapaku.
"Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku";
Dialah yang menjanjikan tiap perih, duka, & kecewa dibalas dengan naik derajat & hapusnya dosa
"Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku";
tiada madharat & manfaat walau seluruh makhluq berhimpun tuk membuatnya kecuali dengan izinNya.
"Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku";
yang menimpakan cobaan sebagai tanda cinta, agar tiada yang lebih besar di hati selain diriNya
“Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku”;
kehilanganku jauh lebih kecil daripada pemberianNya, musibahku tiada arti dibanding nikmatNya.”
“Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku”;
Dialah yang menuliskan ketetapan bagiku, Dialah yang menguji tanpa melampaui batas kemampuanku
“Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku”;
Dia tunda siksa atas dosa & sabar menanti taubat ini; dariNya ku berasal & padaNya aku kembali.
"Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku";
Dia yang menambah-lipatkan nikmat jika aku bersyukur, Dia yang menutup aib jika aku bermaksiat.
"Hanya pada Allah kuadukan susah & sedihku";
rahmatNya mendahului murka, ampunNya mengalahkan siksa, surgaNya lebih luas dari langit & bumi.